Pihak berwenang di Gaza mengonfirmasi dua kasus pertama virus corona baru pada hari Ahad pekan lalu. Mereka diidentifikasi sebagai warga Palestina yang telah melakukan perjalanan ke Pakistan. Protokol karantina telah diterapkan usai mereka kembali. Kementerian kesehatan Gaza mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dua warga dinyatakan positif setelah mereka kembali dari Pakistan. Fasilitas karantina berada di dekat perbatasan Mesir. Mereka yang di dalam tidak diizinkan berinteraksi dengan populasi yang lebih luas.

Juru bicara kementerian kesehatan Ashraf Al-Qudra mengatakan yang sakit adalah dua pria, berusia 30 dan 40 tahun. Keduanya dalam kondisi stabil.

Sementara itu, Israel telah memberlakukan blokade di Gaza sejak 2007. Para ahli telah memperingatkan bahwa epidemi di Gaza kemungkinan akan menjadi bencana, mengingat tingkat kemiskinan yang tinggi, populasi yang padat dan sistem kesehatan yang lemah.

Gaza hanya memiliki 60 tempat perawatan intensif untuk dua juta orang dan tidak semua beroperasi karena kekurangan staf.

Pihak berwenang di Gaza mengatakan bahwa lebih dari 2.700 warga Palestina berada dalam isolasi di rumah, kebanyakan mereka kembali dari Mesir. (Kiblat/Adin)