Pemuda Hijrah – Sahabat hijrah yang semoga dirahmati Alloh, kita harus menyadari bahwa kasih sayang Alloh Subhanahu wa Ta’alaa itu sangatlah besar. Kasih saying dan Rahmat Alloh Ta’alaa selalu dicurahkan kepada kita sebagai hamba-Nya.

Sahabat, sebelum kita panjang lebar berbicara tentang rahmat dan kasih sayang Alloh Ta’alaa, marilah kita simak sebuah kisah yang diriwayatkan dari Umar bin Khottob Rodhiyallohu ‘anhu.

Diriwayatkan bahwa suatu hari didatangkanlah para tawanan perang kepada Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wassallam. Di antara tawanan itu ada seorang wanita yang tergopoh-gopoh menemui anaknya yang masih kecil dan menyusuinya. Lalu Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wassallam berpaling kepada para sahabat dan bersabda. “Apakah mungkin jika ibu ini melemparkan anaknya kedalam api?”. Tanya Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wassallam kepada para sahabat. Para sahabat langsung menjawab. “ Tidak, tidak mungkin seorang ibu melemparkan anaknya.

Lalu Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wassallam melanjutkan. “Sesungguhnya Alloh lebih sayang kepada hamba-Nya, melebihi sayangnya ibu ini kepadaanaknya.”

Riwayat yang dimuat di dalam kitab shohihain ini menggambarkan kepada kita bagaimana kasih sayang Alloh Ta’alaa kepada para hamba-Nya. Bahwa kasih sayang Alloh Ta’alaa itu lebih besar dibanding kasih sayang seorang ibu kepada bayinya.

Salah satu cara untuk mendapatkan cinta dari Alloh Ta’alaa adalah dengan mengetahui nama-nama Alloh Ta’alaa, sifat-Nya dan perbuatan-Nya. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Imam Ibnul Qoyim di dalam kitab jawabul Kafi.

مَنْ عَرَفَ اللهَ بِأَسْمَائِهِ وَصِفَاتِهِ وَأَفْعَالِهِ أَحَبَّهُ لاَمَحَالَةَ

“Barangsiapa yang mengenal Alloh melalui nama-nama-Nya, sifat-sifat-Nya, dan perbuatan-perbuatan-Nya, pasti dia akan mencintai-Nya”.

Walaupun ini bukan hadits, tapi perkataan ‘Ulama, kita bias mengambil faidah di dalamnya.

Ada dua nama Alloh Ta’alaa yang begitu dekat di telinga kaum muslimin. Ada dua nama Alloh Ta’alaa yang begitu lekat di lisan kaum mu’minin. Yakni nama Alloh Ta’alaa yang tertera dalam lafal basmalah. Dua nama Alloh Ta’alaa yang menjadi bagian surat Al-Fatihah. Apaitu? Dua nama itu adalah Ar-Rohman dan Ar-Rohim.

Mungkin sahabat bertanya-tanya, apasih perbedaan antara Ar-Rohman dan Ar-Rohim?.

Ada ‘Ulama yang mengatakan bahwa Ar-Rohman artinya Alloh Ta’alaa memberikan kasih sayang secara umum kepada seluruh makhluk-Nya di dunia, sedangkan Ar-Rohim artinya Alloh Ta’alaa memberikan kasih sayang secara khusus kepada orang-orang beriman saja di akhirat.

Jadi sifat Ar-Rohman adalah kasih sayang yang umum, kasihsayang yang Alloh Ta’alaa berikan kepada semua makhluk di dunia, baik itu kepada kaum beriman, kaum kafir, atheis dan binatang. Sementara Ar-Rohim adalah kasih sayang Alloh Ta’alaa yang khusus diberikan di akhirat untuk orang beriman saja.

Rahmat yang Alloh Ta’alaa berikan kepada orang-orang yang beriman di akhirat kelak sangatlah banyak. Di akhirat kelak, Alloh Ta’alaa akan mengkhususkan rahmat, keutamaan, dan kebaikan dari-Nya bagi orang-orang mukmin.

Alloh Ta’alaa juga akan memuliakan mereka dengan ampunan dan penghapusan dosa. Saking luasnya segenap karunia itu, sampai-sampai lisan tak mampu menceritakannya dan pikiran tak mampu membayangkannya.

Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhoridan Imam muslim disebutkan yang Artinya, “Sesungguhnya Alloh memiliki 100 rahmat. Salah satu di antaranya diturunkannya kepada kaum jin, manusia, hewan, dantumbuh-tumbuhan. Dengan rahmat itulah mereka saling menyayangi. Dengannya pula binatang liar mengasihi anaknya. Dan Alloh menyimpan 99 rahmat untuk Dia curahkan kepada hamba-hamba-Nya pada hari kiamat kelak.

Satu rahmat Alloh Ta’alaa diberikan kepada seluruh makhluknya di dunia ini, baik itu manusia, jin, binatang, tumbuhan, muslim atau kafir sekalipun. Dan 99 rahmat akan diberikan khusus kepada orang beriman. Coba kita bayangkan, berapa banyak orang beriman jika dibandingkan orang-orang yang tidak beriman di dunia ini?. Belum dikurangi dengan semua makhluk Alloh Ta’alaa yang pernah hidup di bumi. Tentunya perbandingannya jomplang banget ya sahabat.

Oleh karena itu, dengan hadits tentang rahmat tadi, hendaknya kita semakin semangat dalam beribadah supaya mendapat keridhoan dari Alloh Subhanahu wa Ta’alaa.

Jika seorang hamba memperbanyak ketaatan dan mendekatkan dirinya kepada Robb-nya, maka bagian rahmat Alloh Ta’alaa yang diperolehnya juga akan semakin bertambah banyak. Hal ini sebagaimana disebutkan di dalam firman Alloh Ta’alaa,

وَهَـذَا كِتَابٌ أَنزَلْنَاهُ مُبَارَكٌ فَاتَّبِعُوهُ وَاتَّقُواْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Artinya, “Dan Al Quran ituadalahkitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat.” (QS. Al-An’am : 155)

Kemudian juga disebutkan di dalam firman Alloh Ta’alaa,

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Artinya, “Dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat, dan taatilah Rosul, supaya kamu diberi rahmat.” (QS. An-Nur : 56)

Dan masih banyak lagi ayat-ayat lainnya yang menyebutkan rahmat Alloh Ta’alaa bagi orang yang selalu taat kepada-Nya. Karena besarnya rahmat Alloh Ta’alaa kepada orang-orang yang beriman dan bertakwa, maka aneh jika ada orang yang tidak maut unduk kepada perintah Alloh Ta’alaa. Pada hal justru setiap apa yang Alloh Ta’alaa perintahkan dan apa yang Alloh Ta’alaa larang mengandung kebaikan untuk hamba-Nya.

Sahabat hijrah yang semoga dirahmati Alloh, demikianlah pemaparan tentang rahmat dan kasih sayang Alloh Ta’alaa , semoga pemaparan ini bisa menambah wawasan keislaman kita, dan tentunya menjadi pelecut kita supaya semakin giat dalam beribadah dan beramal. Semoga bermanfaat, dan jangan lupa untuk terus menyimak Pemuda Hijrah di edisi-edisi selanjutnya, tentunya dengan tema yang berbeda dan tak kalah menarik. Wallohu ‘alam… (red/admin)

%d blogger menyukai ini: