AMERIKA SERIKAT. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan negara yang dipimpinnya harus mengakui Dataran Tinggi Golan sebagai milik Israel. Hal itu diungkapkan Trump dalam sebuah cicitan di akun Twitter pribadinya.

Trump menyebut wilayah itu strategis dan penting bagi Israel untuk kestabilan regional. Pernyataan Trump ini sesuai dengan pernyataan dari para pejabat senior Israel sebelumnya yang meyakini Pemerintah Amerika serikat sedang bersiap untuk secara resmi mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan.

Dataran Tinggi Golan direbut Israel dari Suriah setelah berakhirnya Perang Arab-Israel pada Juni 1967. Sekitar dua pertiga Dataran Tinggi Golan tetap di bawah kendali Israel setelah Perang Yom Kippur tahun 1973 dan penciptaan zona demiliterisasi antara Suriah dan Israel.

Namun pada tahun 1981, pemerintah Israel menerbitkan aturan hukum yang secara efektif mencaplok Golan sebagai bagian dari kekuasaan Israel. PBB dan negara-negara besar dunia, termasuk  Amerika serikat, Rusia, dan Uni Eropa sampai saat ini menolak mengakui pencaplokan Golan oleh Israel.

Kendati demikian, sejak Suriah dilanda perang sipil pada 2011, beberapa anggota parlemen Amerika serikat telah menyerukan Departemen Luar Negeri Amerika serikat agar mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan. (Republika/Adin)