Wakil ketua DPR RI, Fahri Hamzah menegaskan bahwa saat ini simbol-simbol keislaman sedang dikriminalisasi. Ia mencontohkan seperti kalimat takbir.

Fahri melanjutkan bahwa di sebagian pejabat ada yang alergi terhadap bendera bertuliskan kalimat tauhid karena menganggapnya sebagai bendera organisasi teroris.

Hal tersebut sebagaimana dikatakan Fahri Hamzah dalam orasinya saat menghadiri reuni 212 di Monas Sabtu (02/12/2017) yang lalu.

Fahri melanjutkan bahwa umat Islam adalah umat pertengahan dan tidak ekstrim. Menurutnya, ekstrimitas adalah proyek Barat untuk memecah-belah Islam. Sehingga tidak benar jika dinyatakan sebagai karakter umat Islam.

(eramuslim.com)