Ahad, 29 Robiul-Awal 1437 H / 10 Januari 2016 14;50

JAKARTA – Ketua Majelis Syuro  Salim Segaf Al Jufrie dalam kesempatan tersebut menyampaikan taujih tentang persatuan umat. Menurutnya, kaum muslimin Indonesia harus mengaca dari kebangkitan Turki yang saat ini menjadi representasi kekuatan dunia Islam dalam memperjuangkan kepentingan umat. Hal ini disampaikan Habib Salim dalam taujih d, Jl TB Simatupang, Jakarta, Kamis (7/1/2016) malam.

“Milyaran kaum muslimin di dunia saat ini mendoakan mengharapkan Turki. Mengapa? karena Turki menjadi kekuatan umat Islam untuk memperjuangkan nasib jutaan saudara kita seperti di Suriah, Palestina,” ujar Habib Salim dalam siaran persnya, Jumat (8/1/2016).

Salim lalu memaparkan, hampir 11 juta warga Suriah keluar negaranya mencari perlindungan dengan menjadi pengungsi. Mereka berjalan menuju negara-negara Eropa Timur. Namun banyak seperti mengalami penghinaan dan kekerasan ketika tiba di negara tujuan.

Sementara Turki tampil menjadi salah satu negara ‘penyelamat’ dengan membuka wilayahnya untuk menerima dan menampung jutaan pengungsi dari Suriah dan Palestina.

“Seharusnya kita lah umat muslim terbesar dunia yang memgambil peran itu, memperjuangkan saudara-saudara kita. Kalau alasan masalah dalam negeri, rupiah lemah, dollar menguat, dan sebagainya, semua negara juga memiliki masalah dalam negeri masing-masing. Tapi mereka bisa berperan lebih jauh keluar,” cetus mantan Dubes RI untuk Arab Saudi ini.

Dia berharap, persatuan umat Islam Indonesia dapat terwujud sehingga menciptakan kekuatan yang mampu memperjuangkan kepentingan dunia Islam. Setiap elemen umat Islam baik ormas, lembaga sosial dan pendidikan, maupun partai politik Islam memiliki nilai plus masing-masing yang saling melengkapi sebagai satu tubuh umat Islam.

[Adin/Salamfm/abr/dakwatuna]

%d blogger menyukai ini: