Wakil Ketua Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia Muhammadiyah, Maneger Nasution menegaskan bahwa umat Islam harus waspada dengan teror ‘Orang Gila Gaya Baru’. Sebab, dengan dalih gila, seseorang bisa melakukan penganiayaan.

Nasution juga menambahkan bahwa, publik, terutama ulama, patut mewaspadai teror baru yang disebut orang gila gaya baru atau “OGGB”. Kewaspadaan ini diperlukan karena dengan dalil ‘orang gila’ seolah punya alasan untuk menghentikan proses pengusutan hukumnya. Akibatnya pelaku terduga ‘OGGB’ itu bebas begitu saja demi hukum. Modus ini perlu diwaspadai.

Ia juga mengatakan berulangnya kasus dengan pola dan modus yang relatif sama, Polisi sebaiknya tidak tergesa-gesa menyimpulkan pelakunya sebagai ‘orang gila’. Menurutnya, polisi harus melakukan pendalaman.

Diketahui, tidak sampai sepekan terjadi dua kasus penganiayaan terhadap dua ulama. Pelaku diduga tidak waras. Kasus pertama menimpa Pimpinan Pondok Pesantren Al Hidayah Cicalengka, Kabupaten Bandung, KH Umar Basri. Kedua yakni Komando Brigade Pondok Pesantren Persis, Ustadz Prawoto yang meninggal di rumah sakit karena menderita luka parah.

(kiblat.net)

%d blogger menyukai ini: