Pemuda Hijrah – Sahabat hijrah yang semoga dirahmati Alloh, pada kesempatan ini kita  akan membahas tentang “Udah ikhlasin aja”. Semoga dalam pembahasan sederhana ini, kita dapat mengambil pelajaran yang berharga, yang membuat kita lebih bijaksana dalam menjalani kehidupan ini.

Sebagai pemula yuk kita pahami kalimat ini, tidak ada kehendak Alloh Ta’alaa kepada kita, kecuali Alloh Ta’alaa menginginkan kebaikan kepada kita, sebab Alloh Ta’alaa sangat pengasih dan penyayang, Arrohman Arrohim, dan tidak mungkin dzolim kepada hambaNya, itu tidak mungkin.

Banyak di antara manusia yang belum ikhlas dalam kehidupannya, setidaknya ada tiga hal dimana terkadang manusia belum ikhlas. Pertama ada yang belum ikhlas pada masa lalunya, biasanya orang seperti ini sering berkata, seandainya aku dulu, coba kalau aku dulu begini, ketidak ikhlasan pada masa lalu membuatnya menjadi terbebani dengan penyesalan yang berlebihan, padahal sebagai orang beriman kita yakin, bahwa semua kejadian tidak akan terjadi kecuali atas kehendak Alloh Ta’alaa, dan Alloh Ta’alaa tidak mungkin mendzolimi hambanya, semua kejadian yang kita pandang baik atau yang kita pandang buruk, jika Alloh Ta’alaa sudah mengizinkan itu terjadi, maka pasti ada hikmahnya. Soo udah ikhlasin aja masa lalu, sebab masa lalu itu untuk diambil pelajaran, bukan untuk dijadikan beban.
Bagaimana sahabat hijrah ?, apakah anda sudah mengikhlaskan masa lalu ?.

Baik, berikutnya adalah, udah ikhlasin aja masa depan, apa ?, iya, udah ikhlasin aja masa depan, sahabat hijrah, ternyata ada juga manusia yang belum ikhlas terhadap masa depannya, biasanya orang seperti ini hidupnya dibebani dengan perasaan khawatir, gelisah, gundah gulana, terhadap masa depan, nanti dimasa depan pekerjaan saya apa ya, cukup ngga ya buat hidup, terus jodoh saya siapa ya, kira-kira baik ngga ya, dan berbagai perasaan yang membuat hidunya menjadi terbebani, sikap yang semacam ini juga tidak baik untuk kehidupan, padahal sahabat hijrah, orang beriman tidak pantas melemahkan diri dengan kehawatiran di masa depan, kita tau, bahwa masa depan adalah misteri, sesuatu yang tidak kita ketahui, sebab itu adalah perkara ghoib, hanya Alloh Ta’alaa sajalah yang mengetahui, tugas kita pada masa depan adalah dengan mempersiapkan sebaik-baiknya diri, yaitu dengan melakukan hal-hal baik, sehingga kita pantas meraih masa depan yang baik, sebab apa yang kita lakukan, itulah yang akan kita dapatkan, sebagaimana firman Alloh,

إِنْ أَحْسَنْتُمْ أَحْسَنْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ ۖ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا ۚ…

Artinya, “Jika kamu berbuat baik berarti kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri…”. (QS. Al-Isro : 7)

Sahabat hijrah, kekhawatiran anda pada masa depan bukan untuk dijadikan beban, tapi khawatirlah jika anda tidak jadi orang baik saat ini, sebab masa depan anda adalah hasil anda hari ini, jika anda menjadi orang baik, maka Insyaa Alloh masa depan kita juga akan baik.
bagaimana sahabat hijrah ?, sekarang tentu anda sudah lebih tenang memandang masa depan.

Kemudian yang ketika, udah ikhlasin aja hari ini, sahabat hijrah selain kita harus ikhlas pada masa lalu dan masa depan, yang tidak kalah penting, kita juga harus ikhlas pada hari ini, iya hari ini, apapun tentang hari ini, tentang yang kita jalani, udah ikhlasin aja. Setidaknya ada dua hal yang hari ini kita harus ikhlasin.

Pertama ikhlasin aja semua amal kebaikan yang kita lakukan, baik yang wajib atau yang Sunnah, sholat, puasa, sedekah, berbakti pada orang tua, menuntut ilmu, menolong saudara, teman, dan semua bentuk kebaikan, sebagaimana perintah Alloh Subhanahu wa Ta’alaa.
Dalam semua amal kebaikan adalah kewajiban kita kepada Alloh Ta’alaa, ketika Alloh Ta’alaa mewajibkan sesuatu kepada kita, yakinlah bahwa tujuan Alloh Ta’alaa kepada kita adalah kebaikan. Terus yang kedua, ikhlasin aja apapun yang terjadi pada diri kita, baik kejadian yang kita rasakan menyenangkan atau kejadian yang tidak menyenangkan, kejadian yang kita pandang baik atau kejadian yang kita pandang buruk, ikhlas bagaimana ?, ya ikhlas saja, coba kita pikirkan sahabat hijrah. Bukankah sesuatu itu tidak akan terjadi kalau tidak Alloh Ta’alaa kehendaki, begitupun sebaliknya, jika sesuatu itu terjadi, maka itu sudah dikehendaki oleh Alloh Ta’alaa, sebagai orang beriman kita yakin bahwa Alloh Maha Rohman lagi Maha Rohim, Alloh Ta’alaa itu sangat baik kepada kita hambanya, apapun yang terjadi pada diri kita, bahkan untuk kejadian buruk yang tidak menyenangkan sekalipun, pasti ada maksud baik dari Alloh Ta’alaa dibalik itu semua, semua ada hikmahnya, yuk kita simak nasehat langsung dari Alloh kepada kita sebagai hambanya, agar kita bisa ikhlasin aja, Alloh Subhanahu wa Ta’alaa berfirman,

وَعَسَىٰٓ أَن تَكْرَهُوا۟ شَيْـًۭٔا وَهُوَ خَيْرٌۭ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰٓ أَن تُحِبُّوا۟ شَيْـًۭٔا وَهُوَ شَرٌّۭ لَّكُمْ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

Artinya, “… Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Alloh mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”. (QS. Al-Baqoroh : 216)

Sekarang kita menyadari, bahwa Alloh Ta’alaa lah yang mengetahui apa yang terbaik untuk hambanya, jadi udah ikhlasin aja.

Sebab ikhlas adalah menjadikan Alloh Ta’alaa sebagai tujuan dan harapan dalam kehidupan, barangsiapa yang tujuanya Alloh, maka dia akan sampai kepadaNya, itulah ikhlas, barangsiapa yang berharap balasan dari Alloh, itulah ikhlas, dan Alloh Maha luas karunianya, maka beruntung dan berbahagialah orang-orang yang ikhlas, dan sangat merugilah orang yang tidak ikhlas, yang menjadikan selain Alloh sebagai tujuan dan harapan, karena selain Alloh adalah terbatas dan akan binasa, seperti tujuan dan harapan kepada manusia, seperti pujian, kedudukan dan lain sebagainya, jangan jadikan manusia ataupun apapun di dunia ini sebagai tujuan dan harapan. Karena Alloh Ta’alaa sangat baik kepada hambaNya, maka Alloh Ta’alaa ingin agar hambanya beruntung dan bahagia, maka ikhlas itu diwajibkan bagi hambanya, sebagaimana firmanya,

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ

Artinya, “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Alloh dengan memurnikan ketaatan kepadaNya dalam menjalankan agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat dan yang demikian itulah agama yang lurus…”. (QS. Al-Bayyinah : 5)

Bagaimana sahabat hijrah, sekarang anda sudah menemukan jawaban, kenapa kita harus ikhlas dalam kehidupan ini. Semoga Alloh Ta’alaa menjadikan apa yang kita simak menjadi ilmu yang bermanfaat, dan kita dimampukan untuk mengamalkan, sehingga kita menjadi orang yang beruntung dan bahagia. Semoga dapat meningkatkan kualitas hijrah kita, dan kita semakin istiqomah dalam hijrah, menjadi insan yang lebih baik, dari waktu ke waktu. Sampai jumpa di edisi berikutnya. Wallohu ‘alam… (red/admin)

%d blogger menyukai ini: