Kementerian wakaf dan urusan agama di Gaza, mendistribusikan bantuan keuangan dan paket makanan kepada korban agresi Israel yang diterima dari wakaf keagamaan Turki.

Pada November 2019 lalu, penjajah Israel melancarkan agresi ke Gaza, yang menyebabkan 100 rumah hancur total, dan sekitar 700 unit lainnya hancur sebagian, seperti disampaikan kementerian pekerjaan umum Palestina.

Wakil menteri wakaf di Gaza, Abdul Hadi Agho mengatakan, pihaknya mulai mendistribusikan bantuan keuangan dan paket makanan kepada 25 korban agresi Israel, yang rumahnya hancur total dan hancur sebagian.

Agho menyebutkan kepada kantor berita Anadholu, proyek kemanusiaan ini merupakan tanggungjawab agama dan Negara terhadap warga Palestina. Agho menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada pimpinan dan rakyat Turki atas dukungan dan bantuan mereka terhadap rakyat Palestina.

Sejak tahun 2006 lalu, penjajah Israel memblokade Gaza dari semua arah, darat, laut dan udara, yang memicu krisis kemanusiaan di segenap sektor kehidupan di Gaza. Hingga hari ini blokade masih berlanjut, sejumlah upaya dilakukan untuk mengakhiri blokade, namun belum membawa hasil. (Melayu/Adin)