Seperti yang dilansir Akhbar Elyoum, pada Rabu (24/6) menerangkan bahwa Kementerian Agama Turki berencana untuk menggelar konferensi bertajuk “Penyatuan Bulan Komariyah dan Kalender Hijriyah Internasional” pada Maret 2016 mendatang.

Tujuan dari acara itu adalah untuk menyatukan umat Islam dalam menentukan awal bulan hijriyah dan usaha untuk menyamakan kalender Islam, khususnya terkait dengan hari-hari penting seperti penetapan awal Ramadhan serta hari raya Idul Fithri dan Idul Adha.

Menurut pihak Kementerian Agama Turki, perbedaan dalam penentuan awal Ramadhan pada sebagian negara atau bahkan terjadi pada kota yang masih dalam satu negara, menyebabkan sering terjadinya perbedaan hari raya. Dan ini sebenarnya menyelisihi semangat Islam.

Karena itu akan dilakukan pertemuan komprehensif yang akan mengundang para pakar ilmu syar’i dan astronomi dari negara-negara Islam untuk mencari solusi hal ini. Diharapkan acara ini berupa diskusi yang akan membuahkan hasil yang ilmiah, pembahasan dari segi syar’i, astronomi dan ekonomi.

Rencananya, acara ini akan diterjemahkan ke dalam tujuh bahasa, yaitu Turki, Arab, Inggris, Spanyol, Jerman, Prancis dan Rusia. Sekretaris jenderal pada konferensi ini adalah Prof DR Yavuz Unal, anggota Dewan Tertinggi Urusan Agama Turki.

[al-khad/Salamfm/ay/salamonline]

%d blogger menyukai ini: