Pemimpin komunitas Muslim Myanmar meminta pemerintah melindungi hak-hak Muslim selama bulan suci Ramadhan. permintaan itu dikeluarkan setelah tiga tempat ibadah sementara mereka secara paksa ditutup oleh massa.

Sebelumnya, Massa Budha yang berjumlah sekitar 200 orang mengepung salah satu dari tiga rumah yang ditunjuk oleh otoritas regional sebagai tempat ibadah sementara selama bulan suci Ramadhan di kota Dagon Selatan Yangon. Masa budha meminta dan mendesak agar tempat tersebut segera ditutup.

Atas permintaan pejabat setempat, warga Muslim setuju untuk menutup ketiga tempat ibadah tersebut untuk menghindari ketegangan lebih lanjut. Hal ini sebagaimana diungkapkan anggota parlemen regional U Nyi Nyi mengatakan kepada Anadolu Agency melalui telepon .

U Nyi Nyi mengatakan, pemerintah daerah hanya mengizinkan tiga dari 15 rumah untuk digunakan sebagai fasilitas keagamaan sementara selama bulan Ramadhan, yang dimulai pada 6 Mei. Sekretaris Jenderal Dewan Urusan Agama Islam, Wangna Shwe, meminta pemerintah agar melindungi hak-hak dasar Muslim selama bulan suci. Wangna Shwe mengatakan bahwa Umat Muslim di sana bahkan tidak memiliki satu tempat untuk beribadah. Dia meminta Pihak berwenang untuk melindungi hak muslim daripada menyenangkan para perusuh. (Arrahmah/Adin)

%d blogger menyukai ini: