Puluhan warga Palestina tercekik dan pingsan setelah menghirup gas air mata yang ditembakkan oleh pasukan Israel. Peristiwa itu terjadi dalam bentrokan yang meletus di kota Beit Ummar di utara Hebron, kata seorang aktivis lokal pada Kamis (19/10/2017) yang lalu.

Koordinator Komite Melawan Permukiman dan ‘Tembok Apartheid,’ Mohammad Awad mengatakan bahwa tentara Israel menyerang daerah al-Thahr ke selatan. Mereka juga menyerbu beberapa rumah sehingga memprovokasi penduduk hingga menyebabkan terjadinya bentrokan, PIC melaporkan.

Pasukan menggunakan tabung gas air mata untuk melawan warga Palestina. Akibatnya, serangan gas air mata ini menyebabkan beberapa kasus mati lemas atau tercekik dan pingsan di antara warga Palestina. Para korban langsung mendapat perawatan di tempat kejadian.

Bentrokan sering berubah menjadi tindak kekerasan oleh pasukan Israel yang menembaki gas air mata, peluru baja berlapis karet, dan amunisi yang langsung mengarah pada orang-orang Palestina yang melempari batu.

(islampos.com)

%d blogger menyukai ini: