Oposisi Suriah pada Ahad lalu melakukan serangan dadakan terhadap posisi Assad di distrik timur Damaskus. Serangan itu dilakukan oleh gabungan kelompok perlawanan Suriah, dari faksi Haiah Tahrir Syam dibantu kelompok Ahrar Syam dan Failaq Rahman.

Rentetan tembakan dari senapan mesin maupun senjata sniper terdengar di seluruh Damaskus. Dalam hal ini, kelompok Ahrar Syam mengumumkan bahwa mereka berhasil membebaskan lingkungan Jobar dan Qaboun.

Oposisi kemudian maju ke daerah Abbasiyn Square. Mereka mengambil alih beberapa bangunan dan menembakkan roket-roket ke beberapa lingkungan Damaskus.

Sementara itu, koresponden Al-Jazeera melaporkan bahwa 15 warga sipil tewas setelah pasukan Assad melakukan serangan di Ghauta Timur yang berdekatan dengan Damaskus.

Ia menambahkan bahwa pertempuran baru-baru ini telah membuat oposisi menguasai kawasan industri di Qaboun dan sebagian Abbasiyn yang menghubungkan ke lingkungan Jobar. Sehingga dapat menghubungkan ke wilayah yang terkepung di Ghauta Timur.

Sementara itu, Joshua Landis, seorang ahli Suriah di University of Oklahoma, mengatakan kepada Al-Jazeera bahwa serangan ini telah membuat kejutan bagi pasukan Assad.

(Kiblat.net)

%d blogger menyukai ini: