Pemerintah Amerika Serikat semakin memperlihatkan ketakutan mereka terhadap masuknya Muslim ke negaranya. Ini ditunjukkan dengan melarang penumpang pesawat, yang berasal dari delapan negara Muslim, membawa laptop, iPad, kamera dan hampir seluruh jenis elektronik lain di kabin pesawat, mulai Selasa (14/03) kemarin.

Seorang pejabat Amerika serikat mengatakan kepada The Associated Press, larangan tersebut akan berlaku untuk penerbangan non-stop ke AS dari 10 bandara internasional di Mesir.

Alasan larangan itu tidak  jelas. Para pejabat keamanan Amerika serikat tidak mau berkomentar. Larangan itu terungkap pada hari Senin dalam laporan dari Royal Jordanian Airlines dan kantor berita resmi Arab Saudi.

David Lapan, juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri, menolak berkomentar. Transportasi Security Administration, bagian dari Homeland Security, juga menolak berkomentar. Seorang pejabat pemerintah Amerika serikat yang enggan menyebutkan namanya mengatakan larangan tersebut telah dipertimbangkan untuk berlaku beberapa minggu.

Dalam konteks negara-negara Muslim itu, sejumlah pejabat Arab diharapkan untuk menghadiri pertemuan Departemen Luar Negeri Amerika serikat pada Rabu. Namun tidak jelas apakah rencana perjalanan mereka terkait dengan setiap peningkatan rasa takut tentang ancaman keamanan.

(Kiblat.net)

%d blogger menyukai ini: