Gelombang penculikan dan pembunuhan yang dilakukan milisi Syi’ah di ibukota Irak, Baghdad, dilaporkan terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Sumber di Kepolisian Baghdad melaporkan bahwa aksi teror ini dilakukan oleh milisi Syi’ah Hashd al-Shaabi atau Pasukan Mobilisasi Nasional yang menargetkan umat Islam Irak.

Sebagian besar korban diculik oleh kelompok bersenjata yang menyamar mengenakan seragam petugas keamanan.

Kelompok yang didirikan pada tahun 2014 ini terdiri dari tentara sukarelawan Syi’ah yang disponsori Syiah Iran untuk berjuang bersama militer Irak untuk merebut kembali kota-kota Irak dari organisasi Negara Islam.

Anggota parlemen Abdul Karim Abtan mengatakan kepada New Arab bahwa tidak mungkin untuk tetap diam melihat gelombang penculikan dan pembunuhan sektarian di wilayah ibukota Baghdad.

(Eramuslim.com)

%d blogger menyukai ini: