Selasa, 22 Shofar 1438 H/ 22 November 2016 11.01

 

ERAMUSLIM | Seperti dilansir dari keterangan Voice of Israel, setelah gagalnya RUU larangan adzan menggunakan pengeras suara, komite Kementerian Israel untuk Urusan Legislatif kembali merancang RUU larangan kumandang adzan di bumi Palestina dalam waktu tertentu.

Dalam lansirannya melaporkan, bahwa Komite Kementerian Israel untuk Urusan Legislatif sepakat pada Minggu malam untuk membuat RUU larangan kumandang adzan antara pukul 23 malam hingga pukul 7 pagi.

Jika RUU ini disahkan maka umat Islam di Palestina tidak akan diperbolehkan mengumandangkan adzan Shalat Subuh selamanya.

Dalam RUU baru ini Komite Kementerian Israel berusaha menambahkan pengecualian untuk penggunaan sirene menandai awal dari hari Sabat, yang menjadi hari suci bagi umat Yahudi.

Rencananya Komite Kementerian  Israel akan mengajukan RUU ini ke parlemen Israel pada hari Rabu besok untuk mendapatkan kesepakatan bersama.

Salam FM_Sy_eramuslim.com

%d blogger menyukai ini: