Sabtu, 18 Jumadil Awwal 1437 H / 27 Februari 2016

AUSTRALIA – Seperti diilansir dari Daily Mail, Serangan anti-Muslim kembali terjadi. Ruang ibadah untuk Muslim di Universitas Sydney, Australia, menjadi sasaran vandalisme sekelompok orang tak bertanggung jawab.

Ruang ibadah tersebut ditemukan dalam keadaan sangat berantakan oleh mahasiswa. Ruangan tersebut dipenuhi flyer-flyer bernada rasis menuding Muslim sebagai pencuri dan pemerkosa.

Sebelumnya ruangan yang sama telah lima kali menerima serangan sejenis dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.

Sebuah surat ditinggalkan di ruangan tersebut dalam penyerangan, di dalamnya terdapat tudingan bahwa Muslim menyetujui tindakan-tindakan keji seperti membunuh non-Muslim dan memperbudak wanita. Surat itu juga menuduh para pengikut Islam pernah meledakkan pesawat dan kereta.

Anggota Asosiasi Pelajar Muslim Universitas Sydney, Shahad Nomani, menyatakan serangan tersebut tidak melukai seorang pun. Namun Nomani mendorong sesama Muslim untuk tetap mendoakan yang terbaik bagi Australia walau terdapat orang-orang fanatik dan rasis yang hendak mengusir mereka.

Saat ini, berdasarkan Presiden Komunitas Muslim Universitas Sydney, Nasreen Dean, serangan tersebut tengah diselidiki. Menurutnya walau serangan ini kekanakan, bukan berarti mereka tidak menanggapi dengan serius.

{Adin/Salamfm/Republika}

%d blogger menyukai ini: