Pihak Observatorium untuk Pengawasan Hak Asasi Manusia mengatakan pada hari Ahad (01/10/2017) lalu, bahwa perang yang terjadi di Suriah telah merenggut  lebih dari 3.000 jiwa, termasuk lebih dari 900 orang yang meninggal dunia pada bulan September.

Didukung oleh serangan udara Rusia, pasukan pemerintah Bashar Assad, melakukan sebuah serangan merebut kembali wilayah-wilayah yang dikuasai para pejuang oposisi di provinsi timur Deir Ezzor, namun nyatanya serangan tersebut justru banyak menewaskan warga sipil.

Jumlah rakyat yang menjadi korban serangan pada bulan September 2017 lebih tinggi, karena meningkatnya pertempuran dan serangan udara intensif dari koalisi internasional dan Rusia terhadap pejuang oposisi, namun lagi-lagi rakyat sipil yang menjadi korban dalam penyerangan tersebut.

(islampos.com)

%d blogger menyukai ini: