Jum’at, 3 Jumadil Awwal 1437 H / 12 Februari 2016

JAKARTA – Sekretaris MUI bidang Dakwah KH. Fahmi Salim Zubair menyatakan bahwa penanganan LGBT harus dilakukan secara terukur. Dalam hal ini Fahmi menyarankan bahwa penyeru LGBT harus ditindak secara hukum.

Sebab kaum LGBT yang menyimpang saat ini mencoba untuk mendapat pengakuan, hal ini tentu tidak boleh dibiarkan, korban LGBT mestinya diberi rehabilitasi. Tetapi, pelaku dan penganjurnya harus dihukum.

Kemudian ia juga menambahkan bahwa kaum yang menyimpang tidak seharusnya diberi kesempatan untuk berserikat, meskipun landasannya HAM.

Bahkan dia menegaskan bahwa LGBT sama dengan korupsi, sama-sama menyimpang, bahkan jika perserikatan korupsi tidak diizinkan, maka begitupula LGBT.

Kemudian masih menurut Fahmi, penganjur-penganjur LGBT hanya bisa membela ketika sang pelaku sehat. Tetapi, ketika para pelaku LGBT mendapat penyakit, mereka tidak akan mengunjungi apalagi membela.

Maka itu, untuk menekan LGBT, masyarakat harus menggunakan tangan hukum. Bahkan beliau juga berencana mengajukan kasus LGBT masuk ke dalam pasal perzinahan.”

(Adin/Salamfm/Ds/islampos)

 

%d blogger menyukai ini: