Sebagaimana dilaporkan kantor berita resmi Arab Saudi, SPA, pada Senin (13/11/2017) kemarin, Arab Saudi kembali menjadi tuan rumah pertemuan seluruh kekuatan oposisi Suriah bulan ini. Pertemuan ini dalam rangka menyatukan langkah oposisi sebelum berangkat ke Jenewa untuk menghadiri negosiasi damai yang ditengahi PBB.

Pertemuan ini, lanjutnya, berlangsung antara tanggal 22 hingga 24 November 2017. Tujuan pertemuan ini mendekatkan antara kekuatan dan kelompok oposisi serta menyatukannya menjadi satu delegasi di perundingan Jenewa, yang dibimbing PBB.

Arab Saudi merupakan pendukung utama oposisi bersenjata Suriah. Dukungan tersebut diberikan dan dikoordinasikan dengan Barat. Riyadh setuju dengan solusi politik di Suriah namun dengan syarat Bashar Assad dan pilar-pilarnya turun dari kursi kekuasaan, syarat yang ditolak keras Suriah dan sekutunya.

(kiblat.net)