IDLIB – Pesawat Rusia mengebom sebuah sekolah di provinsi Idlib, Sabtu (26/12), menelan korban jiwa sembilan orang dan melukai 11 lainnya.

Korban tewas termasuk lima anak-anak, kata Mahmoud Dagim, seorang pejabat pertahanan sipil di Provinsi Idlib, kepada kantor berita Anadolu, Sabtu (26/12).

Dia mengatakan jet Rusia mengebom sekolah Zikar di wilayah Jarjanas, yang berada di bawah kendali oposisi.

Sebelumnya pada Sabtu, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan kepada Anadolu bahwa serangan Rusia terhadap warga sipil Suriah sungguh tidak manusiawi.

“Kami sangat mengutuk pembantaian Rusia terhadap warga sipil Suriah, termasuk perempuan, anak-anak dan orang tua,” kata Cavusoglu.

Seperti diketahui, Rusia memulai operasi militernya di Suriah sejak 30 September lalu dengan tujuan memerangi ISIS. Namun sejumlah Negara anggota aliansi NATO meyakini Rusia justru menyasar kelompok-kelompok yang menentang Asad, bahkan menurut data, 90% serangan ditujukan kepada warga sipil.

Menurut sebuah laporan yang dirilis Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, 22 Desember lalu, lebih 2.000 orang yang sebagian besarnya warga sipil dan oposisi penentang Asad jadi korban serangan udara Rusia. (Adin/Salamfm/mus/Suara Islam)

%d blogger menyukai ini: