Para muslim Rohingya yang melarikan diri dari Rakhine, Myanmar, berbondong-bondong pergi ke wilayah Pantai Shamlapur, Bangladesh, dengan menggunakan perahu layar. Hingga Selasa (05/09/2017) kemarin, mereka masih terus berdatangan ke Shamlapur untuk mencari perlindungan dari serangan militer Myanmar.

Salah seorang pengungsi yang sudah tiba di Shimlapur, Salim Ullah, mengatakan bahwa dirinya berangkat ke Shimlapur menggunakan perahu layar di waktu Subuh. Pria, perempuan, dan anak-anak, ada dalam rombongan. Mereka membawa barang-barang termasuk hewan seperti ayam.

Salim yang berprofesi sebagai petani di Desa Kyauk Pan Du di Myanmar, ini hanya salah satu dari ribuan orang yang telah sampai di Shimlapur. Total, dari Senin (04/09/2017) hingga Selasa (05/09/2017) kemarin ada ribuan pengungsi Rohingya yang diangkut dengan perahu layar ke Shimlapur, Bangladesh.

Salim melanjutkan, pengungsi Rohingya yang tiba tersebut pun dalam kondisi sakit dan terluka.

Juru Bicara Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi atau UNHCR, Vivian Tan mengungkapkan, sebuah tempat pengungsian di Kutapalong, Bangladesh telah dipadati pengungsi Rohingya. Dia mengatakan bakal melakukan upaya bantuan sesuai kemampuannya.

(eramuslim.com)

%d blogger menyukai ini: