Pusat Kajian Halal Fakultas Peternakan UGM, melalui direkturnya, Nanung Danar Dono, mengimbau agar masyarakat Muslim waspada terhadap daging yang direndam arak. Pasalnya, saat ini banyak makanan populer di masyarakat yang mengandung jenis daging tersebut.

Tujuan merendam daging dengan arak adalah untuk memecah protein glutamat agar daging tersebut empuk. Sehingga hal tersebut membuat status daging menjadi haram bagi umat muslim karena tercampur alkohol.

Adapun jenis arak yang digunakan untuk merendam daging cukup beragam. Di antaranya mirin, saus tape, arak merah, dan sake.

Dosen Fakultas Peternakan UGM itu mengemukakan, saat ini daging yang direndam arak kebanyakan diolah untuk steak, grill, sea food, japanese food, chinese food, dan masakan Perancis.

(Arrahmah.com)

%d blogger menyukai ini: