Hasutan anti-Palestina terus meningkat di masyarakat Israel. Demikian menurut laporan Hamleh, pusat informasi media arab.  Indeks mengungkapkan bahwa pada 2019, postingan media sosial rasis diterbitkan rata-rata setiap 64 detik, dengan total hampir 500 ribu postingan kekerasan terhadap orang Arab dan Palestina.

Indeks disusun dengan menganalisis platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan YouTube. Facebook memiliki porsi terbesar dalam wacana kekerasan, sementara Twitter memuat 30 persen wacana anti-Arab. Naik 14 persen di tahun berikutnya.

Secara keseluruhan pada 2019, satu dari setiap 11 postingan tentang orang Arab menggunakan bahasa hasutan, termasuk penghinaan. Angka ini naik lima persen daripada tahun 2018.

Menurut laporan, indeks terbaru juga menunjukkan bahwa puncak hasutan terhadap Palestina dan Arab pada 2019 terjadi pada dua putaran pemilihan Israel. (Kiblat/Adin)

%d blogger menyukai ini: