Senin, 6 Jumadil Awwal 1437 H / 15 Februari 2016

NUSA TENGGARA BARAT – PT Dwi Naga Sakti Abadi selaku produsen sepatu merek homyped yang ditemukan beredar di Kota Mataram, dengan alas berlafaz Allah, menyatakan siap menarik semua produksinya untuk menjamin agar masyarakat tidak resah terhadap hal itu.

Desainer Manajer PT Dwi Naga Sakti Abadi, Miskam, sudah menandatangi surat pernyataan dengan MUI Kota Tangerang dan Kota Mataram yang merupakan komitmen untuk menarik semua produksi kami yang dinilai meresahkan masyarakat.

Miskam datang bersama General Manajer Raimond Ricard, Wakil Ketua MUI Tagerang HM Bajuri Khatib, dan diterima oleh Ketua MUI Kota Mataram Haji Mukhtar, perwakilan dari Kantor Kementerian Agama serta Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Mataram.

Ia mengatakan, setelah semua barang ditarik, pihaknya akan mengumpulkan sepatu itu untuk membicarakan langkah selanjutnya secara teknis.

Dalam kesempatan itu, Miskam menjelasakan, dalam mendesain sepatu merek homyped yang ditemukan berlafaz Allah itu tidak ada sama sekali unsur kesengajaan, direncanakan, apalagi niat untuk menistakan agama, sebab 100 persen tim desainer di perusahaan itu merupakan karyawan muslim.

Terkait dengan itu, dalam kesempatan tersebut, Miskam yang mewakili pimpinan dan seluruh karyawan PT Dwi Naga Sakti Abadi memohon maaf kepada semua masyarakat terutama umat muslim.

{Adin/Salamfm/Islampos}

%d blogger menyukai ini: