Ahad, 06 Rabiul-Akhir 1437  H / 17 Januari 2016

EROPA – SEORANG pejabat senior Uni Eropa menyatakan penyesalannya atas kegagalan negara anggota Uni Eropa untuk menyelesaikan krisis pengungsi yang berlangsung di benua itu. Dia mengatakan situasi seperti itu dapat merusak reputasi blok 28-negara tersebut.

Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker mengatakan Jumat kemarin bahwa sejumlah negara Uni Eropa telah gagal untuk sepenuhnya memenuhi apa yang perlu kita lakukan dan apa yang perlu dilakukan.

Dia merujuk, antara lain, untuk kesepakatan yang dicapai pada September lalu terkait relokasi 160 ribu pengungsi yang terdampar di kamp-kamp pengungsi di Yunani dan Italia.

Namun, angka menunjukkan bahwa kurang dari 280 pengungsi telah berhasil menemukan tempat tinggal di luar kedua negara. Negara-negara Uni Eropa, terutama di timur, enggan untuk berbagi beban, dengan mengatakan kehadiran pengungsi di negara mereka bisa mengambil risiko keamanan serta kesejahteraan ekonomi.

Juncker lebih lanjut menolak klaim bahwa badan Uni Eropa yang berfungsi sebagai badan eksekutif telah gagal dalam rencana untuk memukimkan kembali para pengungsi.

[Adin/Salamfm/Islampos]

%d blogger menyukai ini: