Polisi India dilaporkan telah melarang warga Kashmir melakukan shalat Jumat pada pekan kemarin. Larangan ini datang untuk menghadapi peringatan setahun kematian komandan pejuang Burhan Wani dan seruan aksi mogok massal rakyat Muslim Kashmir. Polisi melarang penyelengaraan shalat Jumat di beberapa masjid jami di Srinagar dan Pulwama, Kashmir Reader melaporkan pada Sabtu (08/07/2017) setelahnya.

Sehari menjelang 8 Juli 2017, tanggal di mana Burhan dibunuh oleh polisi India tahun 2016 lalu, pihak berwenang menutup semua rute yang menuju ke masjid jami di Nowhatta dan melarang orang-orang melakukan shalat Jumat berjamaah.

Akibatnya, bentrokan antara pemuda Kashmir dan pasukan kepolisian India pecah di beberapa wilayah di distrik Anantnag, Pulwama dan Bandipora.

Kematian Burhan menjadi pemicu terjadinya pemberontakan rakyat terhadap pemerintah India. Hampir seratus warga sipil tewas oleh polisi selama bentrokan.

(Islampos.com)

%d blogger menyukai ini: