Sejumlah perwakilan ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi Aktivis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya atau Almumtaz menggelar audiensi menolak konser music DCDC yang dihelat atas kerja sama Perusahaan Djarum dengan Pesantren Cipasung, Tasikmalaya.

Sekjen Almumtaz Abu Hazmi mengatakan bahwa warga Tasik keberatan sehubungan akan digelarnya event konser musik DCDC bertema Bhinneka Tunggal Ika yang akan digelar di lapangan helipad komplek Pondok Pesantren Cipasung.

Hazmi menyatakan bahwa ormas Islam menilai komplek Ponpes Cipasung adalah komplek pendidikan Islam yang mengajarkan nilai-nilai dan Akhlak Islami, sementara konser tersebut tidak membawa nilai-nilai pendidikan dan religi.

Menanggapi hal tersebut, pihak panitia mengatakan akan memperhatikan dan mengupayakan saran dan masukan dari Almumtaz. Panitia menyampaikan bahwa event DCDC akan diisi dengan kegiatan Bakti Sosial berupa bersih-bersih Pesantren, Santunan Yatim Dhuafa, menampilkan kesenian Hadroh santri Ponpes Cipasung dan Tausiyah dari pimpinan pondok pesantren Cipasung.

(jurnalislam.com)