MADAYA – Sekretaris Jenderal Persatuan Ulama Muslim Arab Saudi mengatakan serangan yang dilakukan oleh rezim Basyar Asad dan sekutunya Rusia menewaskan banyak korban jiwa di kota Madaya pada Kamis (7/1).

Ia menyebutkan pihak Kerajaan Saudi Arabia (KSA) pada hari Kamis (7/1) akan mempercepat pemberian bantuan kepada para korban di Madaya.

Madaya adalah salah satu kota yang dikuasai oleh milisi Asad dan “Hizbullah”. Mereka menguasai Kota Madaya sudah hampir enam bulan dengan melakukan blokade warga sipil Suriah.

“Blokade yang dilakukan oleh milisi Asad dan sekutunya, Rusia, telah menyebabkan kelaparan dan mengakibatkan masyarakat Suriah mengalami gizi buruk bahkan kematian, terutama anak-anak,” ungkapnya seperti dikutip Eldorar, Kamis (7/1).

Menurutnya, blokade yang tidak adil tersebut merupakan peperangan keji dan kejahatan internasional yang bertujuan untuk membunuh dan memusnahkan masyarakat Suriah yang tidak bersalah.

Ia menambahkan anak-anak dan perempuan yang tidak bersalah adalah target utama rezim Asad dan Rusia.

Untuk diketahui, Kota Madaya dan Rif Dimashq yang mencakup lebih dari 40 ribu warga sipil, termasuk pengungsi dari Zubdani menderita kekurangan gizi yang disebabkan oleh pengepungan mencekik yang dilakukan oleh pasukan Asad, Rusia dan “Hizbullah” lebanon. (Adin/Salamfm/EZ/salam-online)

%d blogger menyukai ini: