Persatuan Ulama Muslim Dunia mendesak Arab Saudi dan Uni Emirat Arab untuk membebaskan para dai dan ulama yang ditahan oleh kedua Negara tersebut pada hari Rabu (17/01/2018) kemarin. Desakan ini disampaikan setelah kabar dilarikannya Syaikh Salman Al-Audah dari penjara isolasi di Jeddah ke rumah sakit akibat kondisi kesehatan yang memburuk.

Syaikh Salman ditangkap setelah menulis status di Twitter yang mendoakan perdamaian antara pemerintah Saudi dan Qatar, yang saat itu memanas. Akibat status itu, ia dijemput di rumahnya dan ditempatkan di sel isolasi di penjara di Jeddah.

Lembaga yang diketuai Syaikh Yusuf Al-Qardhawi itu menyatakan bahwa, Persatuan Ulama Muslim Dunia terus memantau keadaan sekelompok ulama dan dai yang ditahan di penjara Kerajaan Saudi dan Uni Emirat Arab. Mereka ditahan tanpa tuduhan yang jelas. Mereka hanya menyampaikan pandangan dan sikap yang berbeda dengan Negara.

Persatuan Ulama Muslim Dunia meminta para ulama dan dai yang ditahan tersebut dibebaskan. Persatuan Ulama Muslim Dunia mengingatkan bahwa Pemerintah Saudi dan Uni Emirat Arab akan bertanggung jawab di hadapan Allah atas penangkapan itu.

(kiblat.net)

%d blogger menyukai ini: