Gaza, Palestina – Dua warga Palestina dilaporkan meninggal saat sedang berada di dalam terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Mesir. Hal ini sebagaimana diungkapkan kementerian dalam negeri wilayah Gaza.

Menurut juru bicara Iyad Al-Bozum, salah satu korban adalah seorang polisi Hamas dan yang lainnya warga sipil. Aljazeera melaporkan bahwa Kedua korban mati lemas karena menghirup gas beracun.

Saksi mata mengatakan Mesir memompa gas ke dalam terowongan tersebut. Kedua korban yang terbunuh disebutkan sedang dalam misi untuk menyelamatkan tiga pekerja yang meminta bantuan setelah gas beracun dipompa ke dalam terowongan.

Kru pertahanan sipil mengambil kedua jenazah dari terowongan setelah upaya keras yang berlangsung selama beberapa jam.

Kru juga menyelamatkan dua petugas keamanan lainnya yang berpartisipasi dalam misi dan mengevakuasi mereka ke rumah sakit karena mereka mengalami sesak nafas.

Sebelumnya, gas juga pernah digunakan oleh rezim Mesir di terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Mesir.

Bazum tidak berkomentar mengenai asal usul zat tersebut, tetapi sumber keamanan Palestina mengatakan militer Mesir telah menggunakan gas untuk menghentikan penggunaan terowongan yang ditemukan di sepanjang perbatasan.  (arrahmah/admin)

%d blogger menyukai ini: