Salah satu ulama dari Aleppo, Suriah, Abdul Ghani Bandenjki pada 2011 melarikan diri dari negaranya, ke kamp perlindungan di Ghana saat pemukiman penduduk hancur akibat peperangan.

Sebelumnya pada 2006 silam, Abdul Ghani pernah mengunjungi Ghana saat diundang untuk berdakwah selama bulan suci Ramadhan.

Abdul menempuh perjalanan lebih dari 4.825 kilometer bersama rombongan pengungsi lainnya. Itu merupakan perjalanan terpanjang yang pernah ia lakukan.

Selama berada di kamp pengungsian, Abdul mengajarkan ajaran keagamaan untuk anak-anak seperti cara membaca Al-Quran yang baik dan benar.

Selain mengajarkan ajaran Agama Islam, Abdul seringkali membawa anaknya ke sekolah darurat di kamp pengungsian.

Menurut anak Abdul, Mohammed, dirinya telah beradaptasi dengan cepat dengan kehidupan di pengungsian dan belajar keras di sekolah.

Terkait nasibnya kini, Abdul hanya akan bersabar sampai Allah memberikan petunjuk dan pertolongan.

(Islampos.com)

%d blogger menyukai ini: