Pengadilan kudeta Mesir kembali menjatuhkan hukuman terhadap Presiden Muhammad Mursi dan 19 orang lainnya. Kali ini perkara yang divonis adalah dakwaan menghina pengadilan dengan hukuman tiga tahun penjara.

Pada Sabtu (30/12/2017) yang lalu, Pengadilan Pidana Kairo memvonis Mursi atas dakwaan mencemarkan nama baik peradilan, dalam pidato yang dia buat saat bertugas sebagai presiden. Hal ini sebagaimana dikutip Al Jazeera pada hari Ahad (31/12/2017) kemarin.

Selain menjatuhkan hukuman penjara, pengadilan juga menjatuhkan denda kepada Mursi sebesar satu juta pounds Mesir. Sejak dijatuhkan dari jabatannya sebagai presiden yang sah yang terpilih secara demokratis, Mursi telah dituduh dan diadili dalam beberapa kasus berbeda.

Pada September 2017 lalu, pengadilan tinggi menjatuhkan hukuman 25 tahun penjara terhadap Mursi atas tuduhan keamanan nasional.

Sebagaimana diketahui, Mursi, yang dipilih secara demokratis setelah revolusi Mesir tahun 2011, digulingkan dengan kudeta militer pada Juli 2013.

(salam-online.com)