Ribuan tenaga pendidik agama dan marbot masjid di Kota Sukabumi mendapatkan pembinaan dan bantuan dana dari Pemkot Sukabumi. Perhatian ini diberikan sebagai bentuk pengakuan bahwa tenaga pendidik agama dan marbot masjid menempati peran penting dalam pembangunan bidang keagamaan.

Hal ini disampaikan Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dalam kegiatan pembinaan tenaga pendidik agama dan marbot masjid triwulan kedua 2019 di Gedung Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi, Senin kemarin. Kegiatan yang bertemakan Mewujudkan tenaga pendidikan agama yang berakhlakul karimah menuju Sukabumi religius, nyaman dan sejahtera ini dihadiri sebanyak lebih dari seribu tenaga pendidik agama dan hampir 400 orang marbot masjid.

Fahmi mengatakan bahwa sukabumi membutuhkan kerjasama dan kolaborasi serta kebersamaan di antara semua. Terlebih lagi dalam bidang keagamaan.

Fahmi menuturkan, titik tolak pembangunan di Kota Sukabumi adalah keagamaan. Sehingga visi pemkot yakni terwujudnya Sukabumi yang religius dan hal ini tidak mudah perlu dukungan dari para tenaga pendidik keagamaan.

Guru TPQ, TPA, guru pontren, dan marbot masjid lanjut Fahmi menjadi bagian penting dan diajak hadir. Hal ini karena tidak bisa dipungkiri seperti marbot masjid minimal lima hari untuk sadar akan arti kehidupan seperti azan dan ikomah.

Lebih lanjut Fahmi menerangkan, besaran dana pembinaan untuk tenaga pendidik agama lebih baik dibanding tahun lalu. Namun yang terpenting bukan nilainya yang terpenting dilihat ajakan dan perhatian dari pemda untuk meningkatkan semangat keagamaan.(Republika/Adin)

%d blogger menyukai ini: