Rabu, 8 Jumadil Awwal 1437 H / 17 Februari 2016

JAKARTA – Pemerintah Indonesia meminta Badan Program Pembangunan milik PBB UNDP, agar menghentikan aliran dana untuk kegiatan kelompok LGBT. Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta pada Senin 15 Februari kemarin, mengungkapkan bahwa Badan Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas telah memanggil perwakilan UNDP di Jakarta untuk mengklarifikasi berita adanya aliran dana tersebut ke Indonesia.

Seperti yang dikutip Antara, Jusuf Kalla mengatakan bahwa UNDP di Indonesia sudah dipanggil ke Bappenas untuk menjelaskan apa yang terjadi. Menurutnya UNDP mengaku tidak tahu dan tidak mengikuti proyek itu dengan mengatakan bahwa dana UNDP yang telah masuk ke Indonesia tersebut adalah berasal dari Thailand. Oleh karena itu, pihak pemerintah meminta UNDP untuk memberitahukan Thailand agar tidak melaksanakan hal tersebut.

[Adin/Salamfm/rn/Islampos]

%d blogger menyukai ini: