Selasa, 14 Jumadil Awwal 1437 H / 23 Februari 2016

JAKARTA – Pemimpin Redaksi Buletin Mahasiswa, Islah, Universitas Ibnu Khaldun Bogor, Zulfunun menolak eksistensi Lesbian Gay Bisexual Transgender (LGBT) di Indonesia. LGBT sebagai penyakit dan penyimpangan mesti direspon pemerintah dengan membentuk badan penanggulangan LGBT. Lembaga ini dapat bersinergi dengan berbagai pihak, baik pakar, intelektual, dan ulama.

Saat ditemui media lokal pada 20 Febuari lalu di Bogor ia mengatakan bahwa di kampus-kampus perlu dibentuk wadah konsultasi untuk penyembuhan LGBT. Media juga mesti berperan dalam penanggulangan LGBT.

LGBT melahirkan penyakit berbahaya, bahkan dampaknya dalam jangka panjang akan terjadi depopulasi manusia. Hal ini terjadi karena produktifitas manusia dalam berkembang biak tidak berjalan.

Ia menegaskan bahwa Peran pemerintah dan masyarakat harus jelas menyikapi LGBT sebagai penyakit dan penyimpangan. Menurutnya, sebagai warga negara Indonesia kita mesti faham bahwa pemerintah memiliki aturan yang mesti dipatuhi setiap warga negaranya.

{Adin/salamfm/Islampos}

%d blogger menyukai ini: