Pemberontak Syiah Houtsi dilaporkan telah merekrut hampir 1.500 anak-anak Yaman untuk dijadikan pasukan tempur.

Jubir Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Ravina Shamdasani mengatakan bahwa hampir 1.500 anak laki-laki direkrut Houtsi antara Maret 2015 dan Januari 2016.

Shamdasani mengaku jumlah tersebut masih akan meningkat karena sejumlah orang tua di Yaman memilih untuk bungkam terkait perekrutan anak-anak mereka.

Ia pun menyatakan bahwa perekrutan anak-anak di bawah umur ini adalah sebuah kejahatan perang.

(Kiblat.net)

%d blogger menyukai ini: