Pasukan Suriah pimpinan Bashar Asad pada Ahad (30/07/2017) yang lalu telah meningkatkan serangan udaranya di daerah pinggiran Ghautah Timur meskipun ada kesepakatan “gencatan senjata” yang dimulai pekan lalu.

Pesawat tempur pasukan Asad juga melakukan enam serangan di lingkungan Jobar. Serangan udara tersebut membunuh sedikitnya 15 warga sipil dan melukai 141 lainnya di Ghautah Timur sejak pemerintah dan pejuang Suriah mengumumkan “gencatan senjata”.

Pusat Media Ghautah mencatat 98 pelanggaran yang dilakukan pemerintah Asad dan Rusia sejak “gencatan senjata” dimulai pada Sabtu (29/07/2017) sebelumnya.

Ghautah Timur yang merupakan kubu oposisi Suriah yang berada di dekat ibukota Damaskus, telah diblokade sejak 2013. Wilayah yang dikuasai oleh pejuang Suriah terus menyusut selama setahun terakhir.

(Arrahmah.com)

%d blogger menyukai ini: