Sabtu (20/05/2017), ratusan pasukan revolusi Suriah dan warga sipil kembali terpaksa meninggalkan distrik al-Waer sebagai basis terakhir di kota Homs, sekaligus mengakhiri perjuangan enam tahun dalam melawan tentara Syiah Bashar al Assad.

Tahap akhir pemindahan penduduk dari al-Waer berlangsung sepanjang hari Sabtu (20/05/2017) kemarin, sebanyak 2.500 penduduk akan menuju wilayah kelompok pasukan oposisi di Suriah Utara.

Sejumlah bus telah tiba1 untuk mengirim pasukan oposisi dan warga sipil terakhir di al-Waer, yang digambarkan sebagai “jantung revolusi Suriah” dan telah berdiri kokoh selama enam tahun dari pemboman serta pengepungan kekuatan pemerintah Suriah.

Perpindahan penduduk tersebut adalah yang terbesar di Suriah, dan merupakan bagian dari kesepakatan lokal yang kontroversial dari daerah kantong-kantong oposisi dengan imbalan perjalanan yang aman ke Idlib dan Turki.

(Eramuslim.com)

%d blogger menyukai ini: