White Helmets mengungkapkan bahwa pasukan Basyar Assad menyerang sebuah daerah pemukiman Damaskus yang terkepung dengan gas klorin pada Senin (22/01/2018) kemarin.

Sebanyak 21 warga sipil, termasuk anak-anak, terluka dalam serangan tersebut, yang menghantam kota Douma di wilayah Ghautah Timur.

Menurut koresponden Anadolu Agency di wilayah tersebut, seorang warga sipil gugur dalam serangan udara di Arbin, sementara tim pertahanan sipil bergegas ke daerah yang diserang untuk menyelamatkan korban yang terjebak di bawah reruntuhan.

Ghautah Timur, yang dihuni oleh 400 ribu penduduk sipil, telah dikepung selama lima tahun. Ratusan orang sangat membutuhkan penanganan medis, namun akses kemanusiaan ke kota tersebut benar-benar telah terputus.

Dalam delapan bulan terakhir, pasukan Basyar Assad telah mengintensifkan pengepungan Ghautah Timur. Hal tersebut menyebabkan ratusan pasien medis yang membutuhkan perawatan tidak dapat ditangani, dan bantuan obat serta makanan tidak dapat disalurkan.

(arrahmah.com)