13 peraih Nobel dan 10 tokoh dunia mengirim surat terbuka ke Dewan Keamanan PBB, mengkritik Aung San Suu Kyi soal krisis Rohingya. Para aktivis itu mengingatkan mengenai tragedi pembasmian etnis dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Dalam surat terbuka yang diunggah di Guardian, Jumat (01/09/2017) lalu, para peraih Novel dan aktivis itu menyatakan serangan militer Myanmar telah membunuh ratusan orang termasuk anak-anak, pemerkosaan terhadap perempuan, pembakaran rumah dan penangkapan terhadap warga sipil secara semena-mena.

Para peraih Nobel dan tokoh serta aktivis ini menilai pemerintah Myanmar bertindak sangat tidak proporsional dalam menyelesaikan masalah Rohingya.

(islampos.com)

%d blogger menyukai ini: