Palestina – Otoritas Palestina telah menolak untuk menerima pendapatan pajak yang dikumpulkan oleh penjajah atas namanya sebagai balasan terhadap pengurangan tunjangan tahanan Palestina oleh Israel.

Pejabat senior Fatah, Hussein Al-Sheikh, mengatakan kepada Al-Wattan Voice selasa kemarin bahwa keputusan itu diambil oleh Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas. Abbas berjanji untuk tidak menerima pendapatan pajak selama Israel mengurangi jatah para tahanan para palestina.

Al-Sheikh menambahkan bahwa langkah itu merupakan tanggapan terhadap keputusan Israel untuk mengurangi tunjangan yang dibayarkan kepada keluarga-keluarga Palestina yang terbunuh, terluka atau ditangkap oleh Zionis.

Untuk tindakan Israel itu, Al-Sheikh menyalahkan Amerika serikat. Dia mengungkapkan bahwa lembaga keuangan internasional dan bank telah mulai memaksakan mengetatkan keuangan pada Palestina atas permintaan Amerika.

Al-Sheikh mencontohkan satu sanksi Amerika serikat. Dia mengungkapkan meskipun hibah ditransfer melalui Liga Arab, namun organisasi itu tidak dapat menyalurkannya ke akun Palestina atau Dana Nasional Palestina karena perintah Amerika serikat.

Pendapatan pajak yang dikumpulkan oleh Israel terdiri lebih dari 50 persen dari pendapatan Palestina dan mencakup hingga 70 persen dari biaya operasional dan gaji karyawannya. (salam-online/admin)

%d blogger menyukai ini: