Walaupun sejumlah lembaga internasional berupaya turut campur dalam mengatasi krisis listrik di Jalur Gaza, namun Otoritas Palestina tak peduli dengan krisis yang terjadi di Gaza.

Hal itu diungkapkan otoritas listrik di Jalur Gaza. Wakil ketua otoritas listrik Gaza, Fathi Sheikh Khalil, mengatakan Otoritas Energi telah berusaha keras agar Otoritas Palestina kembali memasok Gaza dengan bahan bakar yang dibutuhkan untuk mengoperasikan pembangkit tenaga listrik dan mengentaskan krisis yang berdampak pada seluruh aspek kehidupan di sektor tersebut.

Otoritas listrik di Gaza telah merespon semua syarat yang diajukan oleh Otoritas Palestina agar sepakat untuk mengatasi krisis listrik. Namun mereka tak menerima respon apapun dari para pejabat di Tepi Barat.

Krisis listrik yang bermula April 2017 lalu terus berlangsung karena Otoritas Palestina memberlakukan pajak yang sangat tinggi atas penggunaan bahan bakar untuk mengoperasikan pembangkit tenaga listrik.

(Islampos.com)

%d blogger menyukai ini: