Rapat Kerja Nasional ke-3 MUI menyayangkan pencantuman aliran kepercayaan di KTP sebagaimana putusan Mahkamah Konstitusi.

Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Saadi mengatakan bahwa keputusan Mahkamah Konstitusi dinilai kurang cermat dan melukai perasaan umat beragama khususnya umat Islam Indonesia.

Selain itu, keputusan Mahkamah konstitusi telah menyejajarkan kedudukan agama dengan aliran kepercayaan.

Zainut juga mengatakan MUI berpandangan putusan Mahkamah Konstitusi tersebut menimbulkan konsekuensi hukum dan berdampak pada tatanan kehidupan sosial kemasyarakatan, serta merusak kesepakatan kenegaraan yang selama ini sudah berjalan dengan baik.

(republika.co.id)