Muslimah – Pembaca yang semoga dirahmati Alloh, Islam sebagai agama yang sempurna dan menyeluruh telah mengatur bagaimana adab-adab serta batasan-batasan dalam pergaulan. Aturan-aturan Islam dalam bergaul bertujuan untuk menjaga kehormatan dan kesucian wanita. Karena Islam sangat menjunjung tinggi harkat dan martabat wanita. Tidak ada agama yang memperhatikan terjaganya kehormatan kaum wanita kecuali Islam.

Betapa banyak wanita yang tidak memperhatikan adab bergaul pada akhirnya menjerumuskan mereka kepada kemaksiatan. Mereka menyesal karena tabir suci kehormatannya ternodai dan mahkota sucinya dirampas oleh laki-laki tidak bermoral.

Adab yang pertama, memelihara pandangan matanya dan memelihara kesuciannya.

Menjaga pandangan merupakan pintu utama dan pertama bagi para muslimah untuk menjaga kehormatan dirinya. Betapa banyak kasus perzinaan dimulai karena mengumbar pandangan mata lalu berbicara sukarela pada akhirnya bebas bergaul tanpa batas. Kehormatan merupakan mahkota yang sangat berharga bagi wanita. Siapa saja yang mampu menjaganya, niscaya ia akan merengkuh kehidupan bahagia di dunia maupun akhiratnya.

Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wassalam bersabda,

فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى…

Artinya, “Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba atau menyentuh, zina kaki adalah dengan melangkah, zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan…”. (HR. Muslim)

Adab yang kedua, adalah menutup aurat.

Menutup aurat merupakan perintah Alloh dan Rosul-Nya. Dengan menutup aurat mampu melindungi dan menjaga kehormatan wanita muslimah. Tak ada seorangpun yang berusaha mencoba menodai kehormatan dirinya. Laki-laki jahat pun akan segan dan tidak berani untuk mengganggunya. Berbeda seratus delapan puluh derat dengan wanita yang mengumbar kehormatannya. Orang akan menilai kepada wanita itu sebagai wanita yang tidak baik. Para lelaki sangat berani menggoda dan merusak kehormatannya.

Jagalah aurat Anda dari pandangan laki-laki yang bukan mahromnya. Maksudnya mahrom di sini adalah laki-laki yang harom untuk menikahi Anda. Yang tidak termasuk mahrom seperti teman sekolah, teman bermain, bahkan teman dekat pun kalau dia bukan mahrom Anda, maka Anda wajib menutup aurat dengan sempurna. Maksud sempurna di sini yaitu Anda menggunakan jilbab yang menjulur keseluruh tubuh dan menutupi dada. Kain yang dimaksud pun adalah kain yang disyariatkan, misal kainnya tidak boleh tipis, tidak boleh sempit, dan tidak membentuk lekuk tubuh Anda. Adapun yang bukan termasuk aurat dari seorang wanita adalah kedua telapak tangan dan wajah. Sebagian Ulama ada yang mengatakan bahwa, wajah termasuk bagian dari aurat wanita.

Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wassalam bersabda,

الْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ فَإِذَا خَرَجَتِ اسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ

Artinya, “Wanita itu adalah aurat. Jika dia keluar rumah, maka setan akan memperindahnya di mata laki-laki”. (HR. At-Tirmidzi)

Adab yang ketiga, hendaklah tidak lemah gemulai dan dibuat-buat dalam berbicara.

Islam sebagai ajaran yang sempurna mengatur kaum wanita dalam berbicara. Para wanita tidak diperkenankan melembutkan dan memperindah suaranya ketika berbicara dengan lawan jenis. Mereka diperintahkan untuk berbicara secara wajar. Sebab dengan pembicaraan lemah gemulai di hadapan lelaki menjadi pintu gerbang utama menghantarkan keduanya terjerumus dalam perbuatan keji.

Wahai saudariku,  janganlah engkau melembutkan suaramu disaat menjawab telepon lelaki. Janganlah engkau lemah gemulai disaat menerima tamu lelaki. Janganlah engkau mendayu-dayukan suaramu disaat membeli sesuatu. Ingat! Bicaralah dengan wajar di hadapan lelaki yang bukan mahrom Anda.

Alloh  Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

Artinya,“Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kalian bertakwa. Maka janganlah kalian tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik”. (QS. Al-Ahzab : 32)

Adab yang keempat, hendaklah ia menjauhi segala sesuatu yang menarik perhatian lelaki seperti berdandan berlebihan dan tabarruj.

Alloh  Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

Artinya, “Dan hendaklah kalian tetap di rumah kalian dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu”. (QS. Al-Ahzab : 33)

Syaikh as-Sa’di Rohimahulloh berkata mengenai ayat ini,  “Janganlah kalian, wanita-wanita mukmin sering keluar rumah dengan berhias dan memakai wewangian sebagaimana kebiasaan wanita-wanita jahiliyyah dahulu, mereka tidak memiliki pengetahuan agama dan iman. Semua ini dalam rangka mencegah keburukan bagi kaum wanita dan sebab-sebabnya”.

Pembaca yang semoga dirahmati Alloh, demikianlah adab-adab yang selayaknya dilakukan oleh seorang Muslimah agar ia senantiasa mendapatkan keridhoan Alloh Ta’alaa, Insyaa Alloh kita akan lanjutkan pada pembasan berikutnya, semoga nasihat yang mulia ini bermanfaat untuk Anda. Wallohu a’lam… (red/admin)

%d blogger menyukai ini: