Rabu, 19 Jumadil Awwal 1438 H/ 15 Februari 2017; 21.45

ARRAHMAH.COM | JAKARTA— Dikutip Antara News, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH. Zainut Tauhid Saadi mengatakan bahwamemilih pemimpin sesuai agama adalah dijamin undang-undang dan tidak melanggar konstitusi.

Hal ini disampaikan sekaligus sebagai bantahan atas pernyataan bahwa memilih pemimpin berdasarkan agama adalah melawan konstitusi.

Kiai Zainut dalam hal ini merujuk pada UUD 1945 pasal 28 E ayat 2 yang berbunyi, “Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap sesuai dengan hati nuraninya. Juga pasal 29 ayat 1 yang berbunyi “Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa” dan pada ayat 2 tertulis “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu”.

Kiai Zainut menegaskan bahwa bagi umat Islam, memilih pemimpin adalah bagian dari pelaksanaan ajaran agama dan memilih pemimpin berdasarkan agama dijamin konstitusi.

Salam FM_Arrahmah.com

%d blogger menyukai ini: