MUI mengatakan bahwa gambar minuman keras jenis whiskey dan anggur merah dengan label halal yang viral di media sosial adalah Hoax. Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Saadi memastikan jika kabar tersebut merupakan fitnah kepada Kementerian Agama dan MUI. Hal itu sebagaimana diungkapkan Zainut di Jakarta, Selasa (24/10/2017) yang lalu.

Ia menjelaskan, MUI adalah pihak yang berwenang menetapkan fatwa kehalalan sebuah produk makanan, minuman, obat-obatan dan kosmetika. Sementara Kementerian Agama lewat Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal atau BPJH adalah pihak yang mengatur administrasi sertifikasi halal.

Atas kasus tersebut, Zainut mengatakan bahwa MUI meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas pemalsuan label halal pada produk minuman itu dan menindak tegas kepada pelaku dengan memberikan hukuman yang berat.

Dia menegaskan bahwa hukuman berat harus dijatuhkan jika pelaku terbukti bersalah karena telah menipu umat Islam dengan memalsukan label halal tanpa melalui sebuah proses dan prosedur sertifikasi yang sesuai dengan ketentuan undang-undang.

(arrahmah.com)

%d blogger menyukai ini: