Jakarta – Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia akan mengirim dai ke pedalaman Papua Barat pada akhir bulan ini. Saat ini para dai yang akan dikirim ke pedalaman melalui program Indonesia Berkhidmat masih diseleksi.

Wakil Sekretaris Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI, Misbahul Munir mengatakan, sedang merekrut para dai untuk dikirim ke pedalaman Papua. Para dai tersebut diambil dari pesantren-pesantren yang sudah terbiasa mengirim dai ke berbagai daerah.

Ia menerangkan, kriteria dai yang akan dikirim ke pedalaman sederhana. Mereka harus bisa memimpin sholat dan menjadi Imam Rawatib. Serta dapat berkhotbah dan memimpin berbagai kegiatan keagamaan.  Ia menambahkan, para dai yang akan dikirim ke Papua diutamakan masih muda dan belum nikah karena akan bertugas selama setahun. Serta dibutuhkan dai yang bisa konsentrasi mendidik masyarakat. Sebab mereka diharapkan bisa membina umat Islam di pedalaman.

MUI berpandangan, di pedalaman Papua ada umat Islam yang jauh dari jangkauan ulama. Jadi sasaran MUI adalah umat Islam, bukan umat lain.  Sebelumnya, Ketua MUI Provinsi Papua Barat, Ustaz Ahmad Nausrau mengatakan, Papua membutuhkan dai yang mau berjuang di pelosok dengan segala keterbatasan. Sebab kondisi geografis di tanah Papua berbeda dengan daerah lainnya. Jadi dai yang dikirim ke kampung-kampung butuh ketahanan dan kesabaran. ( republika/admin)

%d blogger menyukai ini: