Rabu, 10 Sya’ban 1437 H / 18 Mei 2016 / 08.20

JAKARTA –  Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia, Hasanuddin menilai hukuman berat layak diberikan kepada para pelaku kejahatan seksual terhadap anak-anak. MUI pun mendukung pemerintah untuk mengeluarkan hukuman kebiri.

Dalam pandangan Islam, kata Hasanuddin, hukuman kebiri masuk dalam hukuman ta’zir atau tambahan. Hukuman ta’zir itu boleh dikeluarkan dan diserahkan sepenuhnya kepada kebijakan pemerintah.Terlebih bila belum ada undang-undang yang mengatur mengenai hukuman bagi pelaku kejahatan seksual.

Namun, dia tetap mengingatkan kepada pemerintah untuk terus mengkaji agar hukuman kebiri dapat dilaksanakan dengan baik.

Hasanuddin menambahkan, hukuman kebiri juga dinilai akan memberikan efek jera bagi pelaku dan calon pelaku kejahatan seksual.

(Adin/Salamfm/Republika)

%d blogger menyukai ini: