Jakarta – Lembaga Pemeriksa Halal dan Kajian Halal Thayiban atau LPH-KHT Pimpinan Pusat Muhammadiyah siap beroperasi untuk menjadi badan nonpemerintah yang memeriksa kehalalan produk. Operasional lembaga ini masih menunggu pengesahan pemerintah. Hal ini sebagaimana diungkapkan Direktur Utama LPH-KHT Muhammadiyah M Nadratuzzaman Hosen di Jakarta.

Mengenai kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur lembaga tersebut, dia mengatakan, Pimpinan pusat Muhammadiyah tidak pernah kekurangan SDM untuk menjadi auditor halal. Setidaknya terdapat lebih dari 100 perguruan tinggi Muhammadiyah yang siap mencetak auditor halal guna menjadi pemeriksa kehalalan produk lewat LPH-KHT.

Muhammadiyah, kata dia, juga memiliki Halal Science Center yang bisa menjadi tempat untuk mengkaji berbagai hal terkait isu-isu produk halal. Misalnya, mencari materi alternatif selain gelatin babi untuk produk-produk gunaan dengan menggunakan rumput laut, keladi, kulit ikan dan sebagainya.

Hanya saja, kata Nadra, pihaknya belum bisa melakukan pemeriksaan produk halal karena pemerintah belum juga menelurkan payung hukum dan pengesahan Lembaga Pengawas Halal.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Sukoso belum lama ini mengatakan pihaknya masih menunggu peraturan pemerintah yang menjadi payung hukum untuk menelurkan auditor halal dan LPH. (jurnalislam/admin)

%d blogger menyukai ini: