Rabu, 26 Rajab 1437 H / 4 Mei 2016 / 10;15

SURIAH – Seperti dilaporkan DailyMail, pada Senin 2 April kemarin, seorang ulama pendukung Pemerintah Bashar Al-Assad telah mengeluarkan fatwa sadis yang menyerukan ‘pemusnahan’ warga sipil di kota Aleppo.

Fatwa berdarahnya tersebut datang setelah serangan udara dan pemboman telah menyebabkan pembantaian setiap hari di wilayah yang dikuasai pejuang oposisi tersebut.

Fatwa itu disahkan oleh ulama tiran, Ahmad Badruddin Al-Hassoun, untuk melawan warga sipil Suriah yang tinggal di bagian timur Aleppo yang saat ini berada di bawah kendali pejuang oposisi.

Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, bom dan rudal telah menghujani wilayah pemukiman di Aleppo selama hampir 10 hari terakhir, menewaskan lebih dari 250 orang termasuk sedikitnya 40 anak-anak.

Sejak melanggar gencatan senjata sembilan hari lalu, pemerintah Suriah dilaporkan telah meluncurkan lebih dari 260 serangan udara, 110 tembakan artileri dan 18 rudal serta menjatuhkan 68 bom ke pemukiman dan fasilitas sipil.

(Adin/Salamfm/Islampos)

%d blogger menyukai ini: